Kode POS Wamesa II – Yakati : Wamesa (Idoor) Teluk Bintuni Papua Barat

Kamu sedang mencari kode pos Wamesa II – Yakati Kec.Wamesa (Idoor) tapi masih belum paham dimana web yang menyediakan?.

Tutorialnya sangat mudah, Kamu perlu perlu melihat situs DirektoriKodePos.com untuk menemukan informasi kode pos Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten atau Kota, dan Provinsi terkini di Indonesia.

Tentu saja perihal ini menimbulkan beberapa perbedaan kode pos yang harus diberikan lebih dari satu daerah Indonesia. Tidak heran kalau kode pos Wamesa II – Yakati Kab/Kota.Teluk Bintuni berbeda dibanding wilayah yang lain.

Kode Pos di Wamesa II – Yakati Kec.Wamesa (Idoor) Kab/Kota.Teluk Bintuni

Adapun kode pos untuk Wamesa II – Yakati Kec.Wamesa (Idoor) Kab/Kota.Teluk Bintuni Prov.Papua Barat adalah 98364.

Pengertian Kode Pos

Kode Pos yaitu serangkaian angka atau huruf yang ditambahkan pada alamat surat berfungsi untuk mempermudah proses pemilahan surat.

Di negara lain, kodepos lebih populer dengan julukan ZIP Code. Kode ini berguna untuk efisiensi dan mempermudah pengiriman surat ataupun paket ke berbagai tempat di sebuah negara. ZIP sendiri kepanjangan dari Zone Improvement Plan.

ZIP Code ataupun kode pos ini biasanya terdiri dari berbagai angka yang menunjukkan kode dari sebuah area. Umumnya, kodepos terdiri dari 5 angka. Namun, ada juga yang memiliki angka tambahan untuk lokasi yang lebih lengkap.

Sejarah Singkat Kode Pos

Saat kemunculannya kode pos diawali oleh penggunaan kode tempat untuk berbagai kota besar Amerika Serikat pada tahun 1943. Dua tahun sebelumnya, Jerman sebetulnya telah memakai sistem kode pos pertama kali di dunia.

Baca Juga :  Kode POS Saham : Sengah Temila Landak Kalimantan Barat

Namun baru setahun kemudian di AS, Robert Moon mengajukan sistem kode ZIP saat bekerja menjadi tukang pos yang awalnya hanya menggunakan 3 angka. Selang hampir 20 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1963, sistem 5 angka seperti yang kita kenal sekarang baru digunakan karena dibutuhkan kode yang lebih sistematis dan terorganisir. Beliau pun juga kemudian dikenal sebagai penemu kode pos.

Pada tahun 1983, Kantor Jasa Pos AS memperkenalkan sistem ZIP +4. Kodepos yang dikenal ‘plus 4’ atau ‘dengan kode tambahan’ tersebut dipakai untuk pengiriman ke alamat yang lebih spesifik seiring dengan berkembangnya penduduk dan jenis pemukiman saat itu.

Kode pos tersebut biasanya lebih sering digunakan untuk berbagai wilayah umum yang membutuhkan kode lokasi yang lebih detail seperti digedung pemerintah, area komplek perumahan sampai apartemen.

Di Indonesia sendiri, kode pos baru dipakai di era 80-an oleh PT Pos Indonesia, yang dahulu masih berstatus perusahaan umum (perum). Jumlah angka digit yang dipakai sama dengan yang dipakai disistem pos internasional, yaitu lima digit.

Sejumlah negara lain dari anggota Universal Postal Union bahkan masih belum menggunakan sistem kode pos ini seperti Panama, Vietnam, serta Irlandia.

Jenis-Jenis Kode Pos

Adapun bentuk kode pos yang perlu kamu ketahui sebagai berikut.

  • Kode pos unik (kodepos yang cuman dipakai untuk alamat yang menerima volume surat yang tinggi, seperti kantor-kantor dan lembaga-lembaga pemerintah serta pusat-pusat bisnis).
  • Kodepos khusus PO BOX (Post Office Boxes) (kodepos yang cuma dipakai untuk pengiriman lewat kotak pos).
  • Kode pos militer (kodepos khusus untuk kalangan militer).
  • Kode pos standar (kodepos yang dipakai untuk umum).

Sistem Kode Pos

Dalam kode pos ada setidaknya lima angka yang mengandung pengertian tertentu yaitu :

  • angka pertama menunjukkan kode wilayah lokasi kantor pos berada.
  • angka kedua dan ketiga menunjukkan kode kabupaten atau kotamadya.
  • angka keempat menunjukkan kode kecamatan.
  • angka kelima menunjukkan kode kelurahan atau desa.
Baca Juga :  Kode POS Mata Dimba : Wawonii Timur Laut Konawe Sulawesi Tenggara

Demikian ulasan tentang kode pos Wamesa II – Yakati, Kec.Wamesa (Idoor) Kab/Kota.Teluk Bintuni, Prov.Papua Barat dari DirektoriKodePos.com.

Semoga konten ini bermanfaat buat kamu yang sedang mencari pengetahuan seputar kode pos ini.